Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wisata Gili Kalong Dunia Indah Bawah Laut

Tidak kalah dari labuan Bajo, Sumbawa punyai kepulauan yang demikian mempesona. Labuan Mapin, rangkaian kepulauan yang ada di Barat Laut Pulau Sumbawa. Sedikit orang tahu akan keelokan salah satunya pulaunya. Warga mengatakan Gili atau Pulau Kalong sampai panggilan Olat Kalong. Lokasinya ada di Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Wisata Gili Kalong Dunia Indah Bawah Laut

Tidak disangsikan kembali, Gili Kalong memang jadi surga untuk beberapa diver. Airnya benar-benar jernih, dengan gelombang air laut yang tenang. Birunya langit bersatu bersama birunya laut. Banyak pelancong tiba karena kekhasan dan daya tariknya. Pulau ini tidak memiliki penghuni, hingga menambahkan kesan-kesan eksotik Gili Kalong. Pasir putih menghampar seakan ajak pelancong untuk berkunjung dan menegur. Gili Kalong punyai flora dan fauna yang bermacam. Bermacam tipe terumbu karang dan ikan beragam warna menghias cantiknya daya tarik di Kepulauan Sumbawa.

Wisata Gili Kalong Dunia Indah Bawah Laut 1

Keberagaman eksosistem bawah air di Gili Kalong memang mengagumkan. Tidak ada kapal nelayan besar yang berkeliaran. Ikan ikan bebas berenang antara terumbu karang. Beragam warna ikan mengisyaratkan ekosistem Gili Kalong terbangun. Ukuran berbagai macam. Demikian eksotik dunia bawah laut di Pulau Kalong.

Ekosistem yang alami berkesan demikian lestari. Kehadirannya selalu terlindungi karena kebiasan baik beberapa nelayan di Kepulauan Mapin. Mereka adalah Suku Bajo, suku yang memilik mayoritas kehidupan di atas laut. Bahkan juga rumah mereka dibangun di atas laut. Di Gili Kalong, pelancong dapat menyelam bersama Suku Bajo yang mencari ikan.

Terumbu karang dan ikan yang berlimpah ialah hasil kesesuaian Suku Bajo dengan alam. Mereka tidak memakai bom air, pukat, atau tangkap ikan berlebihan. Mereka populer dengan kemampuan andal menyelam mereka. Suku Bajo sanggup meredam napas sampai 13 menit.

Wisata Gili Kalong Dunia Indah Bawah Laut 2

Kepulauan Mapin ini jadi tempat Suku Bajo cari penghidupan. Hidup mereka terumbang-ambing di lautan. Bukan lantaran terlantar tetapi untuk cari ikan. Mengembangnya pengetahuan membuat mereka cari ikan dengan menjala.

Tidak sembarangan jala, ukuran harus ditetapkan. Lubang jala cuman akan tangkap ikan besar. Sementara ikan kecil akan bisa lolos pada jebakan jala. Jala mereka dipasang membentang dan ada di tempat. Berlainan dengan pukat yang hendak sapu sampai menghancurkan dasar lautan.

Disamping itu, mereka lebih sukai untuk menyelam. Dengan bekal tombak ikan, mereka mengawasi dibalik terumbu karang. Seakan genetik mereka dibuat menyesuaikan untuk meredam napas lama dalam lautan. Merangkumun dipanggil sebagai pelacak laut sejati Bumi Nusantara.

Wisata Gili Kalong Dunia Indah Bawah Laut 3

Nikmati keelokan bawah air Gili Kalong sambil menyaksikan keterampilan Suku Bajo memburu ikan. Sebuah pengalaman yang menakjubkan bila tidak didokumentasikan. Persiapkan camera yang memberikan dukungan untuk berpose di di air. Beragam ikan dan terumbu karang jangan dilewati untuk diingat.

Tidak ada sarana simpatisan di Gili Kalong. Yakinkan untuk bawa perbekalan makanan yang cukup saat menelusurinya. Disamping itu, alat berenang harus dipersiapkan saat sebelum pergi dari Gili Kalong.

Wisata Gili Kalong Dunia Indah Bawah Laut 4

Tidak boleh cemas, pelancong bisa menginap di pulau ini bila ingin lama-lama nikmati keelokan Gili Kalong. Cukup hanya bawa tenda, perlengkapan camping sampai perbekalan extra. Cantiknya malam di Pulau Kalong demikian mengagumkan diselimuti bintang dan gelapnya malam.

Bila ingin menelusuri Gili Kalong, perlu sewa kapal nelayan. Cukup mempersiapkan Rp 200 ribu sampai Rp 400 ribu untuk melaut. Jalur perjalanannya dari Dermaga PotoTano dan memerlukan waktu 1 jam memisah laut.

Walau tidak demikian dikenali orang, pulau eksotik ini punyai kekuatan besar jadi tujuan khusus saat bertandang ke Sumbawa. Terutamanya untuk Labuan Mapin Nusa Tenggara Barat.